This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 30 Mei 2012

MAKALAH

E-GOVERNMENT

Diselesaikan untuk memenuhi tugas mata kuliah IT for Business
Agus Hamdani S,ag,Mh














Disusun oleh


Nama: Eric pradipta
Npm : 1062174
Kelas : C



SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) JURAI SIWO METRO
T.A. 2011/2012







KATA PENGANTAR




Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Syukur Alhamdulillah Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan Makalah mengenai E-Government ini dengan baik.
Tugas mengenai E-Government ini ditujukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah IT for bisnis
Untuk itu kami haturkan terima kasih kepada pihak-pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung telah membantu hingga terselesaikannya makalah ini.
Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyusunan makalah ini terdapat kesalahan dan kekurangan, karena keterbatasan dan kekurangan yang ada pada diri kami, sehingga saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan. Besar harapan kami agar makalah ini dapat bermanfaat bagi kami sebagai penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.



Metro, Mei 2011



Penyusun
















DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR ……………………………………………………………...
DAFTAR ISI …………………………………………..........................................

BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………..
1.1 Latar Belakang ……………………………………………………
1.2 Perumusan Masalah ……………………………………………………………..
1.3 Maksud dan Tujuan ………………………………………………………….
1.4 Manfaat danKegunaan...............................................
1.5 Sistematika Penulisan ……………………………………………………………...

BAB II ISI …………………………………………………………………………………..
2.1 Definisi E-Government …………………………………………………………….. 2.2 Tujuan E-Government …………………………………………………………….. 2.3 Manfaat E-Government ……………………………………………………………… 2.4 Hambatan dalam Mengimplementasikan E-Government di Indonesia
2.5 Menuju E-Government ……………………………………………………………...

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN ………………………..……………………
31 Kesimpulan …………………………………………………………….
32 Saran ………………………………………………………………………...

DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………………...















BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (Informasi And Comunication
Technology/ICT) di dunia telah semakin luas.Hal ini dapat dilihat dari penggunaan ICT yang tidak terbatas pada bidang perdagangan saja, melainkan juga dalam bidang-bidang lainnya, seperti Pendidikan, pertahanan dan keamanan Negara social dan sebaginya. ICT ini dipergunakan karena memiliki berbagai kelebihan yang menguntungkan dibandingkan dengan menggunakan cara tradisional dalam melakukan interaksi dalam hal kecepatan, kemudahan dan biaya yang lebih murah.
Dengan kelebihan-kelebihannya maka dapat dikatakan bahwa dengan menggunakan ICT maka efisiensi dalam gerak kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan sesamanya dapat terwujud.Efisiensi ini berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas dari interaksi yang terjadi, karena dengan menggunakan ICT dalam interaksi yang terjadi maka dengan mempertimbangkan keuntungan-keuntungan yang didapat dari penerapan ICT ini dapat semakin meningkatkan kuantitas dan kualitas dari interaksi tersebut.Oleh sebab itu, banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia dan dengan keuntungan-keuntungan yang ditawarkan oleh teknologi ini maka mulai diterapkan dalam praktek pemerintahan.
Pemerintah adalah pengurus harian suatu Negara dan mempunyai tugas dan wewenang terhadap semua jrusan yang berada dalam lingkup hokum public yang bertujuan untuk menjaga ketertiuban dan keamanan, politik Negara dan pemerintahan, menciptakan kesejahteraan bagi rakyatnya dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugas dan wewenang tersebut, pemerintah memerlukan semua informasi yang ada dan kemudian akan digunakan untuk menjalankan fungsi-fungsinya seperti perencanaan, pembuatan kebijakan, administrasi negara dan sebagainya.









1.2 Perumusan Masalah

Permasalahan yang dihadapi dalam penerapan E-Government adalah seperti halnya di pemerintah propinsi di Indonesia lainnya, penerapan e-government di Indonesia banyak dijumpai berbagai macam kendala/permasalahan yang berkaitan dengan perangkat keras, perangkat lunak, data/infor-masi, sumberdaya manusia yang mengelola e-government, mitrakerja pemerintah dalam pengembangan e-government, masyarakat pe-langgan, dan penyediaan anggaran untuk men-dukung pengembangan/pemanfaatan e-govern-ment tersebut, adalah:
1. kendala/permasalahan pada perang-kat keras timbul sebagai akibat dari perubahan spesifikasi yang demikian cepat sehingga apabila terjadi kerusakan sulit untuk diperbaiki karena sudah tidak tersedia suku cadang/ peralatan yang sesuai dengan spesifikasi perangkat keras yang dimiliki. Agar umur ekonomis perangkat keras bisa lebih panjang maka harus dilakukan pemeliharaan dengan baik. Oleh karena banyak aparatur yang kurang memahami tentang hal ini banyak perangkat keras yang dimiliki tidak terpelihara dengan baik sehingga perangkat keras tersebut tidak mencapai umur ekonomis. Permasalahan perangkat keras khususnya pada media jaringan LAN gangguan juga disebabkan karena faktor lingkungan atau faktor alam seperti petir.

2. Kendala/permasalahan pada perangkat lunak paket program seperti operating system, office, dan sejenisnya adalah terjadinya perubahan yang demikian cepatnya dan setiap perubahan versi biasanya disuaikan dengan spesifikasi perangkat keras yang terbaru. Sedangkan kendala/permasalahan yang dihadapi pada pengembangan progam aplikasi adalah seringnya terjadi perubahan kebijakan sehingga program aplikasi yang telah terbangun harus disesuaikan dengan perubahan kebijakan tersebut. Di samping itu banyak instansi yang mengembangkan program aplikasi untuk mendukung tugas pokok dan fungsi sehari-hari tidak terkoordinasi dengan baik sehingga sangat sulit untuk menginte-grasikan database yang dihasilkan dengan program aplikasi instansi lainnya. Kendala/ permasalahan pada perangkat lunak ini juga disebabkan banyaknya virus komputer yang menginveksi komputer melalui jaringan internet. Apabila pengelola e-government tidak waspada dapat menyebabkan gangguan sistem yang sangat fatal.

3. Kendala permasalahan untuk pengisian/ pemutakhiran data/informasi secara berkelanjutan pada suatu program aplikasi disebabkan karena banyak aparatur pemerintah yang kurang memahami arti pentingnya data/info-rmasi yang sahih yang dapat disimpan, diintegrasikan dengan data/informasi yang lain, dianalisis untuk membuat suatu kebijakan, serta dengan mudah ditampilkan kembali. Kondisi ini menyebabkan banyak program aplikasi yang telah dibangun ditinggalkan begitu saja karena data/informasi yang terkandung di dalamnya tidak mutakhir (up to date).

4. Kendala permasalahan sumberdaya manusia (SDM) yang utama adalah banyak-nya aparat pemerintah yang belum melihat teknologi informasi dan komunikasi dan sulitnya mengubah budaya kerja untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam membantu tugas pokok dan fungsi instansi. Hal tersebut di atas mengakibatkan lambannya pengembangan, pene-rapan, dan pengelolaan program-program aplikasi instansi pemerintah meskipun program aplikasi tersebut sudah dibuat sedemikian mudahnya untuk dioperasionalkannya. Oleh karena setiap program aplikasi memerlukan seorang administrator yang mampu mengelola jalannya program aplikasi, sedangkan kenyataan yang ada sangat sedikit aparatur pemerin-tah yang memahami teknologi informasi dan komunikasi, maka banyak program aplikasi yang telah dibangun oleh suatu instansi tidak dikelola dengan baik bahkan tidak sedikit program aplikasi yang data/informasinya tidak pernah dimutakhirkan.

5. Kendala permasalahan dari mitrakerja pada umumnya disebabkan karena banyak mitrakerja yang dalam membantu pelaksanaan penerapan e-government hanya berorientasi keuntungan sendiri belaka. Indikasi perma-salahan ini adalah setiap konsultan dalam menyusun program aplikasi banyak source program yang disembunyikan sehingga apa-bila terjadi perubahan kebijakan yang berdam-pak pada perubahan program aplikasi, penge-lola aplikasi tersebut tidak mampu memper-baiki meskipun perubahan tersebut semestinya tidak begitu komplek.

6. Kendala/permasalahan dari pelanggan khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan data/informasi, pada umumnya disebabkan karena banyaknya jumlah dan jenis permintaan data/informasi yang diminta, bukan merupakan kewenangan dari pemerintah propinsi sesuai dengan Undang-undang tentang Pemerintahan Daerah.

7. Kendala/permasalahan penyediaan anggaran untuk mendukung pengembangan/pemanfaatan e-government pada umumnya disebabkan karena kurang pahamnya tentang berbagai permasalahan pembangunan, pengem-bangan dan pemanfaatan e-government oleh aparatur pemerintah yang mempunyai kewenangan untuk mengalo-kasikan anggaran guna mendukung pengem-bangan, pemanfaatan, dan pemeliharaan pe-rangkat e-government.

1.3 Maksud Dan Tujuan

Makalah ini dimaksudkan untuk memberikan sedikit pengetahuan mengenai e-government dalam definisi e-government, tujuan, manfaat serta hambatan dalam mengimplementasikan e-government.
Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah IT for bisniss E-Government yang dibimbing oleh Bpk. Agus Hamdani S,ag,Mh

1.4 Manfaat dan Kegunaan
Dengan adanya E-Government ini diharapkan pelaksanaan pemerintahan akan berjalan lebih efisien karena koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui teknologi informasi. Koordinasi dan diskusi antara pemerintah pusat dengan pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa harus berada pada lokasi fisik yang sama.

1.5 Sistematika Penulisan
Untuk memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai isi dan pembahasan makalah.










BAB II
ISI

2.1 Definisi E-Government
E-Government adalah adalah penggunaan information and communication technology ( ICT ) untuk meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak – pihak lain. Penggunaan ICT ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru, seperti G2C ( government to citizen ), G2B ( government to business ) dan G2G ( inter – agency relationship ). E-Government berasal dari kata Bahasa Inggris electronics government, juga disebut e-gov yaitu penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.
Jika e-government seringkali dianggap sebagai pemerintahan online ("online government") atau pemerintahan berbasis internet ("Internet-based government"), banyak teknologi pemerintahan elektronik non-internet yang dapat digunakan dalam konteks ini. Beberapa bentuk non-internet termasuk telepon, faksimil, PDA, SMS, MMS, jaringan dan layanan nirkabel (wireless networks and services), Bluetooth, CCTV, sistem penjejak (tracking systems), RFID, indentifikasi biometrik, manajemen dan penegakan peraturan lalu lintas jalan, kartu identitas (KTP), kartu pintar (smart card) serta aplikasi NFC lainnya
Ada banyak pertimbangan dan dampak potensial penerapan dan perancangan e-government, termasuk disintermediasi pemerintah dengan warganya, dampak pada faktor sosial, ekonomi, dan politik. (http://ewawan.com/pengertian-e-government-definisi-e-government.htm)


2.2 Tujuan E-Government
Tujuan dari E-Government itu sendri antara lain:
1. Memudahkan warga masyarakat untuk mendapatkan pelayanan public dan untuk berinteraksi
dengan jajaran pemerintah.
2. Memperbaiki kepekaan dan respon Pemda terhadap kebutuhan warga.
3. Meningkatkan Efisiensi, efektivitas dan accountability dalam penyelenggaraan pemerintahan.


2.3 Manfaat E-Government
Isu-isu kuat implementasi e-govenment adalah mewujudkan good governance , menekan korupsi, mekanisme lebih transparan , memperbaiki produktivitas dan efisiensi birokrasi, dengan keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan di bidang pemerintahan.
Ketika e-government dapat diimpementasikan dengan sempurna, tentunya akan memberikan berbagai manfaat dan perubahan, seperti :
1. Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
2. Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari kesemua pihak.
3. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolahan (jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya) dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
4. Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui email atau bahkan video conferencing. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam, misalnya.
.
2.4 Hambatan dalam Mengimplementasikan E-Government di Indonesia
Jika dilihat dari keteranan di atas, tentunya sangat diinginkan adanya E-Government di Indonesia. Ada beberapa hal yang menjadi hambatan atau tantangan dalam mengimplementasikan E-Government di Indonesia.

1. Kultur berbagi belum ada. Kultur berbagi (sharring) informasi dan mempermudah urusan belum merasuk di Indonesia. Bahkan ada pameo yang mengatakan: “Apabila bisa dipersulit mengapa dipermudah?”. Banyak oknum yang menggunakan kesempatan dengan mepersulit mendapatkan informasi ini.
2. Kultur mendokumentasi belum lazim. Salah satu kesulitan besar yang kita hadapi adalah kurangnya kebiasaan mendokumentasikan (apa saja). Padahal kemampuan mendokumentasi ini menjadi bagian dari ISO 9000 dan juga menjadi bagian dari standar software engineering.
3. Langkanya SDM yang handal. Teknologi informasi merupakan sebuah bidang yang baru. Pemerintah umumnya jarang yang memiliki SDM yang handal di bidang teknologi informasi. SDM yang handal ini biasanya ada di lingkungan bisnis / industri. Kekurangan SDM ini menjadi salah satu penghambat implementasi dari e-government. Sayang sekali kekurangan kemampuan pemerintah ini sering dimanfaatkan oleh oknum bisnis dengan menjual solusi yang salah dan mahal.
4. Infrastruktur yang belum memadai dan mahal. Infrastruktur telekomunikasi Indonesia memang masih belum tersebar secara merata. Di berbagai daerah di Indonesia masih belum tersedia saluran telepon, atau bahkan aliran listrik. Kalaupun semua fasilitas ada, harganya masih relatif mahal. Pemerintah juga belum menyiapkan pendanaan (budget) untuk keperluan ini.
5. Tempat akses yang terbatas. Sejalan dengan poin di atas, tempat akses informasi jumlahnya juga masih terbatas. Di beberapa tempat di luar negeri, pemerintah dan masyarakat bergotong royong untuk menciptakan access point yang terjangkau, misalnya di perpustakaan umum (public library). Di Indonesia hal ini dapat dilakukan di kantor pos, kantor pemerintahan, dan tempat-tempat umum lainnya.

Hambatan-hambatan di atas sebetulnya tidak hanya dihadapi oleh Pemerintah Indonesia (atau pemerintah daerah) saja. Di negara lain pun hal ini masih menjadi masalah. Bahkan di Amerika Serikat pun yang menjadi pionir di dunia Internet masalah E-Government pun merupakan hal yang baru bagi mereka. Namun mereka tidak segan dan tidak takut untuk melakukan eksperimen. Sebagai contoh adalah eksperimen yang dilakukan di California [2] dimana mereka masih mencoba meraba implementasi E-Government yang pas untuk mereka.


2.5 Menuju E-Government
Melaksanakan E-Government artinya menyelenggarakan roda pemerintahan dengan bantuan (Memanfaatkan) teknologi IT. Dalam arti kata lain adalah melakukan transformasi system proses kerja ke system berbasis elektronik. Beberapa organisasi yang pada awalnya disusun untuk keperluan proses kerja secara manual pada akhirnya bisa jadi perlu dirubah dan disesuaikan untuk memungkinkan berjalan nya system elektronik secara efektif dan optimal. Tentu saja tidak semua proses kerja dapat ditransformasi ke dalam system elektronik. Ada beberapa yang masih harus menggunakan system manual, tetapi ada sebagian besar lainnya yang dapat dikerjakan dengan lebih cepat, efektif dan efisien melalui bantuan system elektronik. Beberapa contoh fungsi kepemerintahan yang penyelenggaraannya dapat dibantu melalui system elektronik adalah:

1. Pelayanan masyarakat;
2. Kepegawaian;
3. Keuangan Daerah;
4. Pengelolaan Asset dan sebagainya.

Belakangan ini ramai dibicarakan tentang implementasi mengenai e-government di
Indonesia. Namun, salah satu hal yang seringkali luput dibicarakan adalah masalah keamanan (security) dari implementasi e-government tersebut. Ambil salah satu aspek dari keamanan yaitu masalah kerahasiaan data pribadi (privacy). Salah satu implementasi dari e-government yang sering dibicarakan adalah pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) online. Ada keinginan dari beberapa implementasi untuk menyediakan layanan ini secara online melalui Internet. Jika sebuah layanan dapat diakses melalui Internet, maka faktor keamanannya perlu diperhatikan. Salah satu kesalahan yang mungkin terjadi dengan implementasi KTP online ini adalah bocornya data pribadi kita ke Internet. Dapat Anda bayangkan jika data pribadi anda—nama, tempat tanggal lahir, agama, nama suami atau istri, anak-anak, pekerjaan, penghasilan, dan seterusnya—tersedia di Internet. Data ini dapat dimanfaatkan oleh pihakpihak yang nakal untuk kejahatan
Inpres No 3/2003 tentang Kebijakan Dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, mengamanatkan setiap Gubernur dan Bupati/Walikota untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya masing-masing guna terlaksananya pengembangan e-Government secara nasional.
Secara umum, penentuan Kebijakan Pembangunan e-Government akan dipengaruhi oleh
hal seperti digambarkan sebagai berikut:

1. Langkah awal yang perlu dilakukan Pemerintah Daerah dalam menyusun kebijakan
pembangunan e-Government adalah dengan melaksanakan survey sistem yang ada (infrastruktur komunikasi data, komputer, jaringan komputer dan sistem apliksi) di daerahnya masing-masing untuk mengetahui apa saja yang sudah dimiliki saat ini. Hasil survey tersebut merupakan bekal yang sangat penting untuk mengidentifikasi masalah dan kendala yang dapat mempengaruhi kebijakan yang akan diambil.
2. Pengaruh kedua datang dari perencanaan pembangunan daerah, renstrada, kebijakan politik,
kebutuhan pengguna dan ketersediaan anggaran. Kelima faktor tersebut akan sangat menentukan prioritas kebutuhan spesifik masing-masing Pemerintah Daerah sesuai dengan Visi dan Misi pemerintahannya.
3. Pengaruh ketiga datang dari pengalaman-pengalaman yang sudah dimiliki oleh Pemerintah Daerah dalam mengimplementasikan e-Government selama ini. Termasuk didalamnya adalah pengetahuan yang sudah didapatkan oleh Pemerintah Daerah dari pelaksanaan studi banding ke daerah / negara lain yang sudah lebih dulu melaksanakan e-Government.












BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat dari makalah ini antara lain, sebagai berikut:
1. E-Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan pemerintahan dan pihak-pihak lain.
2. Penggunaan E-Government mempunyai empat tipe relasi yaitu: G2C, G2B, G2G dan G2E.
3. E-Government tidak bisa lepas dari campur tangan manusia sebagai user.
4. Pengimplemrntasian E-Government di Indonesia masih mempunyai banyak hambatan.
5. Pengembangan E-Government dapat dilaksanakan melalui 4 (empat) tingkatan, yaitu: Persiapan, pematangan, pemantapan dan pemanfaatan.

3.2 Saran
Saran yang dapat diberikan antara lain
1. Seabaiknya E-Government di Indonesia diterapkan dengan system ICT (Information and Communication Technology) yang lebih baik, agar komunikasi antara kalangan masyarakat, bisnis dan pemerintah dengan efektif dan efisien.
2. Dalam pengimplementasian E-Government sebaiknya lebih berani melakukan eksperimen barui agar segala hambatan bisa diatasi dan penerapan E-Government bisa berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan.















DAFTAR PUSTAKA

1 . http://ewawan.com/pengertian-e-government-definisi-e-government.htm
2. http://etisetyarini.blog.fisip.uns.ac.id/2011/12/07/e-government-munuju-efektivitas-dan- efisiensi-birokrasi-indonesia/
3. http://abdulsalamserbakomunikasi.blogspot.com/2010/02/teknologi-informasi-atau-e-government.html
4. http://www.batan.go.id/sjk/e-gov.html

Rabu, 09 Mei 2012

PERIKLANAN

A. Pengertian Adesense
Adsense adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik.
Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). Pada AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google dengan pemasang iklan tersebut. 
B. Beberapa Macam Bentuk Adsense Google
Bila Anda ingin memasukkan iklan Adsense secara manual, di sini kami paparkan beberapa macam/ tipe Adsense.
a.    ADSENSE for CONTENT
Menampilkan iklan-iklan dari mereka yang memasang iklan di Google (Google Adwords). Format tampilan dapat bermacam-macam, ada yang berupa gambar, ada pula yang hanya teks. Keduanya terbagi-bagi lagi dalam bermacam- macam bentuk antara lain : 
- Leaderboard (iklan memanjang horisontal), biasanya  dipasang pada atas halaman web.
- Banner (mirip Leaderboard tetapi dengan ukuran lebih kecil)
- Scycrapper dan Wide Skycrapper (memanjang vertikal), biasanya dipasang di  pasang  sebelah kiri (atau kadang  kanan) dari halaman web.
- Square, Medium Rectangle, dan Large Rectangle (iklan berbentuk segiempat), biasanya dipasang pada  permulaan atau pertengahan artikel.
Untuk lebih jelasnya silakan klik link di bawah ini :
https://www.google.com/adsense/adformats
Pilihan warna border dan teks pun ada bermacam-macam. Tipe palet iklan yang terdapat di halaman web pada URL di atas adalah “Mother  Earth” (silakan Anda klik & lihat
halaman tersebut secara online).Palet ‘Mother Earth’ mempunyai tampilan yaitu link Judul
berwarna biru, keterangan iklan berwarna hitam dan border biru tua. Anda bisa memilih yang lain dan sesuaikan dengan halamanweb Anda. Namun pada umumnya tipe palet standar lebih
disukai Adsense publisher maupun pengunjung. 
Anda boleh memasang maksimum 3 buah Adsense for  Content dalam setiap halaman web Anda. Google akan  ‘membaca’ tulisan yang terdapat di halaman web dimana  Anda memasang iklan Google, dan secara otomatis.mereka akan menyesuaikan iklan apa yang ditampilkan. 
Jadi jika Anda menulis tentang ‘bisnis internet’, makaGoogle akan menampilkan iklan-iklan senada. Bila Anda menulis tentang beternak ikan, bermain musik, pendidikan, maka iklan-iklan Google pun akan disesuaikan. Anda juga bisa mem-filter iklan-iklan tertentu untuk tidak tampil di website Anda, khususnya iklan-iklan dari pesaing Anda (mereka yang menjual produk/ service yang sama dengan Anda).
b.    ADSENSE for SEARCH
    Menampilkan fasilitas Search Engine Google di website  Anda. Anda akan dibayar jika ada yang menggunakanfasilitas Search engine tersebut. Harap bedakan dengan Google Free Search.  Baik Adsense for Search maupun  Google Free Search melakukan pencarian sesuai kata yang kita masukkan. Keduanya pun bisa dipasang di website kita dengan gratis. 
Perbedaannya, Anda akan dibayar jika ada pengunjung yang mencari lewat Adsense for search, sementara bila Anda memasang Google Free Search , Anda tidak akan dibayar meskipun banyak pengunjung Anda menggunakannya. 
Anda bisa memilih apakah mengadakan pencarian web saja atau juga pencarian situs (domain tertentu). Anda bias memasukkan sampai 3 URL (nama domain ) yang berbeda.
Kelebihan lainnya dari adsense for Search selain dapat menghasilkan uang adalah Anda dapat menyesuaikan halaman hasil pencarian, Anda dapat memasukkan Logo serta warna yang diinginkan, terdapat 200 pilihan warna.
Sama seperti Adsense for Content, Anda juga dapat memfilter hasil pencarian agar tidak menampilkan iklan tertentu. Bahkan Anda juga dapat memilih pencarian untuk kategori tertentu saja bagi fasilitas Adsense Search yang Andasediakan di situs Anda. Bila fitur ini di non aktifkan maka Google aka melakukan ‘public search’ seperti biasa (menampilkan semua kategori).
c.    ADSENSE for REFERAL
      Saat ini terdiri dari 4 macam (dikemudian hari bias bertambah lagi yang berkolaborasi dengan Google) yaitu:
      - Referal untuk “Google Adsense”Menampilkan tombol Referal, yaitu tombol yang mengarahkan pengunjung untuk mendaftar Adsensemelalui referensi Anda ( mungkin Anda lebih terbiasa dengan kata “sponsor”). Ada bermacam warna dan bentuk tombol yang dapat Anda pilih. Salah satu formatnya adalah seperti ini :
- Referal untuk Google Adwords.
Menampilkan tombol referal dimana pengunjung dapat mendaftar Google Adwords atas dasar referensi Anda.
- Referal untuk Firefox
  Menampilkan tombol dimana pengunjung dapat diarahkan ke halaman Google untuk mendownload Browser Mozilla Firefox. Ketika pengunjung yang belum pernah menginstall Firefox di komputer mereka, (misalnya sebelumnya memakai Internet Explorer ) kemudian mereka menginstal Firefox melalui referensi Anda dan menjalankan browser tersebut untuk pertama kalinya, maka Anda akan mendapat income dari Google.
-Referal untuk Picasa
  Menampilkan tombol dimana pengunjung dapat diarahkan untuk mendownload Software Photo Organizer.
  Tersedia versi Freeware nya yang bagus dan cukup canggih. Perlu dimiliki bila Anda adalah pengguna digital camera, atau handphone camera, ataupun sekedar hobby mengoleksi berbagai photo dan image.   (Software ini bekerja pada operasi Windows dan Internet
Explorer 5.5 ke atas)
  Ketika ada seseorang /pengunjung datang ke situs Anda, mengklik link Referal seperti di atas ini, mendownload dan kemudian menginstall software ini di computer mereka, maka Anda mendapat 1 (satu) dollar (US) dari Google.
Anda bisa memilih apakah mengadakan pencarian web saja atau juga pencarian situs (domain tertentu). Anda bias memasukkan sampai 3 URL (nama domain ) yang berbeda.
Kelebihan lainnya dari adsense for Search selain dapat menghasilkan uang adalah Anda dapat menyesuaikan halaman hasil pencarian, Anda dapat memasukkan Logo serta warna yang diinginkan, terdapat 200 pilihan warna.
Sama seperti Adsense for Content, Anda juga dapat memfilter hasil pencarian agar tidak menampilkan iklan tertentu. 
Bahkan Anda juga dapat memilih pencarian untuk kategoritertentu saja bagi fasilitas Adsense Search yang Anda sediakan di situs Anda. Bila fitur ini di non aktifkan maka Google aka melakukan ‘public search’ seperti biasa (menampilkan semua kategori).
C. Contoh Adsense
  
http://support.google.com/adsense/bin/answer.py?hl=id&answer=1726474

TOKO ONLINE

Apa pengertian toko online? Pada dasarnya toko offline dan toko online adalah sama. Jika toko offline maka pembeli atau konsumen akan mendatangi tempat usaha anda, misal alamat saya di krapyak wetan, panggung harjo, sewon, bantul yogyakarta. Maka pembeli mendatangi tempat usaha saya tersebut. Sedangkan alamat toko online adalah www.jasa-service-ac-jogja.com. Jadi kesimpulanya pengertian toko online adalah sarana atau toko untuk menawarkan barang dan jasa lewat internet, dimana pengunjung dapat melihat barang-barang anda di toko online anda. Berupa foto-foto.

Apa saja keuntungan toko online dibanding yang offline?
1.Keuntunganya tentu sangat banyak, disamping pengunjung yang datang adalah yang betul-betul berminat dengan product anda. Anda tidak perlu dibuat repot membuat famflet ataupun membuat iklan-iklan di media offline.
2. Toko online tidak harus ditungguin, bahkan anda tinggal menerima order jika ada pelanggan yang berminat dengan product anda.
3. Sarana paling efektif untuk promosi di jaman kemajuan tekhnologi. Karena saat ini internet dapat diakses dimanapun. Bahkan lewat HP. Saya sendiri memilih mencari barang yang saya butuhkan di internet. Misal saya membutuhkan sebuah tas, saya akan cari dimesin pencari tetang info tas di kota saya. Saya tinggal mengetik" Jual Tas Murah Jogja"

Apakah saat kita membuat toko online langsung terdeteksi mesin pencari.
Tentu tidak begitu saja, anda perlu melakukan pendaftaran toko online anda di mesin pencari misalnya google atau yahoo untuk mempromosikan web toko online anda. disamping itu toko online yang baik adalah yang sudah di seo kan. dengan beberapa tips seo. liha tips seo disini.

Toko apa saja yang bisa dibuat secara online?
Bebas dan tentunya apa saja.









http://www.jasa-pembuatan-blog.com/2009/12/pengertian-toko-online-jasa-pembuatan.html

PAID TO SURVEY (PTS)

Paid To Survey (PTS) adalah salah satu jenis pogram penghasil uang dengan cara menjawab survey-survey yang telah disediakan. Seperti survey pada umumnya, survey tersebut bertujuan untuk riset atau penelitian tentang sesuatu. Kebanyakan situs paid to survey di internet biasanya melakukan penelitian tentang pasar (market research).



Di Indonesia juga tersedia situs paid to survey terpercaya yang didirikan tahun 2004. Hingga kini jumlah membernya sudah mencapai lebih dari 100.000 member. Situs yang saya maksud adalah Ipanelonline. Ipanelonline merupakan situs paid to survey online yang memberikan bayaran cukup menggiurkan. Ipanelonline memberikan poin kepada member yang membayar surveynya. Satu poin dihargai Rp 100 sedangkan satu survey bernilai puluhan bahkan ratusan poin. Jika Anda berhasil menjawab surey yang bernilai 250 poin, itu berarti Anda akan mendapakan Rp 25.000. Yang namanya pertanyaaan survey tidak sesulit pertanyaan ujian, tapi pertanyaan tersebut berkaitan dengan pengalaman si penjawab survey.
Survey yang bernilai ratusan poin di Ipanelonline disebut dengan "Survey Bisnis", sedangkan Ipanelonline mempunyai 2 survey lainnya yaitu "Survey Mutual" dan "Sistim Investigasi". Kedua jenis survey tersebut juga lumayan untuk menambah poin.
Program ini gratis dan terbukti membayar alias bukan scam (tipuan). Jika Anda tidak yakin, saya telah menyiapkan screenshot bukti pembayaran dari Ipanelonline via Paypal saat minimum payout masih 220. Saya bukan bermaksud untuk pamer, tapi untuk meyakinkan kepada Anda kalau Ipanelonline bukan scam.









http://www.berbisnisonline.com/2012/02/paid-to-survey-terpercaya-ipanelonline.html

PTC

Paid To Click adalah model bisnis online yang menarik lalu lintas online dari orang-orang yang bertujuan untuk mendapatkan uang dari rumah. Paid-To-Click, atau hanya PTC website, bertindak sebagai perantara antara pengiklan dan konsumen; pemasang iklan membayar untuk menampilkan iklan di situs PTC, dan sebagian pembayaran ini pergi ke penonton ketika ia memandang iklan.
Selain itu, sebagian situs PTC menawarkan komisi kepada anggotanya untuk mendaftar anggota baru (mirip dengan banyak afiliasi pemasaran program online), atau mereka dapat membayar anggota persentase dari referral klik yang mereka buat sebagai sebuah komisi yang sedang berlangsung.
Kelangsungan hidup PTC model bisnis telah dipertanyakan, karena penipuan klik harus menggenjot produksinya biaya bagi pemasang iklan. [1] Dengan tuntutan hukum diajukan terhadap perusahaan pencari internet, beban telah ditempatkan di Google , Yahoo dan lain-lain untuk menentukan klik yang valid dari penipuan yang. [2]
Ini tidak harus bingung dengan PPC di mana pengiklan membayar situs per klik yang dihasilkan dari setiap user.
Meskipun iklan tersebut metode yang paling banyak dikenal untuk situs PTC untuk tetap hidup, banyak keuntungan yang bisa berasal dari penjualan langsung arahan atau paket upgrade yang diciptakan oleh pemilik dari masing-masing situs PTC. Hal ini mengakibatkan proliferasi penipuan online atau skema ponzi yang diciptakan dengan situs PTC sebagai penutup, sebagai anggota didorong untuk membeli referral yang tidak benar-benar manusia atau paket upgrade yang tidak menawarkan nilai riil. Selain itu, beberapa situs mungkin meminta agar pengguna mereka membayar "biaya upgrade" sebelum dapat menguangkan pendapatan mereka, dan kemudian tidak membayar laba setelah biaya tersebut dibayarkan.
Penipuan, meskipun terkena di forum PTC berbagai, masih banyak digunakan oleh pendatang baru yang tertarik dalam ke situs-situs oleh search engine. PTC scam situs yang dikenal untuk menarik pengguna baru dengan murah menawarkan untuk upgrade dan arahan dan menghilang tanpa jejak setelah waktu yang singkat
http://en.wikipedia.org/wiki/Paid_To_Click